16 January 2008
23 November 2007
if..
If a picture paints a thousand words,
Then why can't I paint you?
The words will never show the you I've come to know.
If a face could launch a thousand ships,
Then where am I to go?
There's no one home but you,
You're all that's left me too.
And when my love for life is running dry,
You come and pour yourself on me.
If a man could be two places at one time,
I'd be with you.
Tomorrow and today, beside you all the way.
If the world should stop revolving spinning slowly down to die,
I'd spend the end with you.
And when the world was through,
Then one by one the stars would all go out,
Then you and I would simply fly away
Diposting oleh
Langit Biru
di
11:11 AM
1 komentar
Label: antara kita
13 November 2007
kau.. aku..
wahai pemuja mimpi,
langitmu..
birumu..
rinduku membuncah dalam bisu
ujarku terhenti dalam kelu
terhirup aroma sendu
terpaku pada raga nan beku
wahai pemuja mimpi,
langitmu..
birumu..
kugantung asa padamu
kuhembus nafas dalam genggammu
kuhatur raga dalam rengkuhmu
hingga akhir waktu berlalu
Diposting oleh
Langit Biru
di
2:12 PM
4
komentar
Label: antara kita
12 November 2007
langkah baru..
ajari aku menjadi dewasa dan rendah hati..
ajari aku untuk menghargai..
ajari aku untuk mencintai..
jadikan aku perempuanmu.
Diposting oleh
Langit Biru
di
9:47 AM
4
komentar
Label: antara kita
refleksi diri..
merasa membutuhkan saat tidak ada,
merasa kehilangan kala ditinggal pergi,
merasa menyesal ketika semua sudah terjadi ..
Diposting oleh
Langit Biru
di
9:36 AM
0
komentar
Label: antara kita, bagi semua
07 November 2007
terima kasih..
Mungkin karena kami datang dari keluarga kelas bawahan atau tengah ke bawah...
..sehingga kami tidak mengenal kebiasaan mengatakan "terima kasih" satu pada lainnya. betulkah ini yang terjadi dalam masyarakat kita? mengejutkan ya ketika dicerna betul lebih jauh. bayangkan, ucapan terimakasih 'hanya' dipersembahkan untuk Tuhan, dan situasi formal, plus satu lagi sebagai umpatan halus.
betulkah hanya memang cukup sampai disitu? tidakkah kita merasa perlu berterimakasih pula kepada orang-orang yang ada di sekitar kita, yang bukan merupakan basa-basi yang terlalu diobral?
saya secara pribadi merasa hidup saya selalu penuh keberuntungan. tapi bukan keberuntungan yang datang tiba-tiba. saya belum pernah sekalipun menang undian, lotere, doorprize, dst. keberuntungan hidup saya datang melalui proses, dan ini tidak gratisan. untuk itu saya perlu berterimakasih untuk semua orang yang terlibat di dalamnya. sungguh-sungguh, saya tulus.
lebih jauh lagi, saya merasa 'hanya' dengan bermodal ucapan terima kasih, saya mendapat 'perhatian lebih' dari tukang bubur ayam dengan sepotong obrolan hangat. itu tidak ia berikan pada pelanggan lain. ini hanya contoh kecil. menarik bukan? betapa sebuah hubungan personal yang tulus dapat terbangun dari sepotong kata-kata. ah seandainya semua orang terbiasa dengan budaya ini, betapa indah dunia.. tapi tak apa, saya hanya berharap saya tak pernah lalai untuk terus membiasakan diri, juga mengajari cinta kecilku untuk terbiasa berucap terima kasih dengan tulus kepada siapapun juga, apapun yang telah dilakukan untuknya.
tak lupa, terima kasih sekali my dear, teman curhat istimewaku, atas semua yang telah kau bagi denganku selama ini. berharap semua tak pernah usai, dan berhenti dalam kosong. luv u much..
Diposting oleh
Langit Biru
di
11:13 AM
4
komentar
Label: antara kita, bagi semua
04 September 2007
belahan jiwa
belahan jiwa ituh apa? setelah membaca tulisan ndoro kakung ini, aku jadi ikut bertanya2..
tapi yang pasti, andai ada orang yang bertanya siapakah belahan jiwaku, tak ragu2 lagi pasti kujawab dirimulah belahan jiwaku..
dirimu yang mengerti pikirku yang tak tertulis, kataku yang tak terucap, lakuku yang tak terlihat.. dirimu yang hadir menawarkan semangat & gairah.. dirimu yang memberi warna dalam hidupku..
belahan jiwa tidak harus dimiliki? entah, aku tidak tau.. namun andai punya pilihan, aku ingin memilikimu.. biarpun sesaat, sehirup nafasku.. dan biarkan kunikmati harum tubuhmu yang selalu menabur asa..
Diposting oleh
Langit Biru
di
12:55 PM
0
komentar
Label: antara kita, curhat

